Bahaya Dahsyat Kebakaran Hutan

Beberapa bulan terakhir ini kita belum mendengar pemberitaan tentang terjadinya kebakaran hutan, diduga karena saat ini masih dalam musim penghujan – walaupun kecenderungan batasan antara bulan yang termasuk dalam musim hujan dengan bulan yang termasuk dalam musim kemarau relatif mulai agak kabur.

Biasanya, kebakaran hutan ini terjadi pada musim kemarau. Seperti pemberitaan tentang kejadian kebakaran hutan pada musim kemarau tahun yang lalu. Harapannya sih mudah-mudahan pada musim kemarau ke depan  tidak ada berita kebakaran hutan, mengingat kebakaran hutan merupakan salah satu penyebab paling dahsyat yang mengakibatkan keberadaan hutan semakin menyusut luasnya.

Kebakaran hutan ini umumnya disebabkan oleh manusia, baik yang secara sengaja membersihkan lahan perkebunannya dengan menggunakan jasa api, maupun aktifitas lain yang tidak disengaja seperti api dari kareta api, pekerja hutan pengunjung objek wisata hutan, obor, puntung rokok, perkemahan, dapur arang, dll.

Seperti halnya kedahsyatan kebakaran pada gedung dan perumahan yang banyak merugikan harta benda atau bahkan nyawa. Dampak kerugian akibat kebakaran yang terjadi pada kawasan hutan tidak kalah dahsyatnya. Berikut gambaran singkat dampak negatif dari kedahsyatan kebakaran hutan:

(1)    Asap
Setiap kali terjadi kerusakan hutan, sebagian atau seluruh Sumatera dan Kalimantan tertutup asap tebal. Transportasi darat, sungai/laut maupun udara terganggu dan beresiko terjadinya kecelakaan. Tidak jarang asap ini menutupi Singapura dan Kuala lumpur. Citra Indonesia menurun, bukan saja di Singapura dan Malaysia, tetapi juga di dunia internasional. Asap yang berasal dari kebakaran hutan, juga berpengaruh pada kesehatan dan kegiatan pariwisata.

(2)    Kerusakan Lingkungan
Kebakaran hutan mengakibatkan berbagai kerusakan yang tidak ternilai, seperti rusaknya lingkungan, terganggunya tata air, musnahnya sumber plasma nutfah atau berkurangnya keanekaragaman hayati, timbulnya erosi dan lain-lain. Untuk memperbaiki lingkungan yang rusak tersebut, diperlukan biaya yang besar dan waktu yang lama.

Rusaknya lingkungan tersebut semakin terasa akibatnya, mengingat hutan tropis juga berfungsi sebagai paru-paru dunia dan berperan dalam mencegah pemanasan global. Dengan kata lain, dampak kebakaran hutan merugikan seluruh penduduk dunia.

(3)    Rusak atau Musnahnya Kayu dan Hasil Hutan Lainnya
Kebakaran hutan mengakibatkan rusak atau musnahnya kayu yang sedemikian penting. Kebakaran yang luas hingga memusnahkan kayu ini mengakibatkan kerugian milyaran dolar. Disamping itu, musnah pula hasil hutan bukan kayu lainnya berupa rotan, damar, getah-getahan, binatang, buah-buahan dan lainnya. Semua itu akan mengakibatkan kerugian yang besar.

Kebakaran yang terjadi berulang-ulang dalam jangka waktu yang lama tidak dapat disangkal lagi telah mengubah jutaan hektar hutan di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan  Irian Jaya menjadi padang ilalang yang tidak produktif.

22 pemikiran pada “Bahaya Dahsyat Kebakaran Hutan

    • Dari yg kecil-kecil aja dulu kali mas, misal kalo kita kemah di gunung, kita gak ninggalin sisa api bekas masak atau api unggun atau puntung rokok…
      Terimakasih atas kunjungannya mas…

    • Betul bu, musnahnya hewan2 ini diantaranya akan memutus rantai makanan yg seringkali menyebabkan peledakan populasi hama atau binatang lainnya…

  1. Seharusnya manusia sebagai makhluk yang berakal sudah semestinya selalu menjaga kelestarian alam supaya bencana banjir, longsor, angin dapat mengurangi musibah.

  2. Manusia sekarang sulit untuk disadari akan lingkungan,,mereka lebih penting mencari keuntungan dari kekayaan yang kita miliki sekarang ini,contohnya aja penebangan hutan untuk mengambil kayu sebagai mata pencariannya.

    • Tentu banyak yg diakibatkan karena faktor kesengajaan pak kopral. Modus yg banyak misalnya upaya pembersihan lahan calon lokasi perkebunan yg pingin instan…

  3. smoga anak bangsa ini semakin terdidik dan cerdas dan tentunya juga berhati nurani yg dalam agar hal2 spt ini (kebakaran hutan) dapat dihilangkan atau diminimalisir oleh kita

    • Semoga saja bisa diminimalisir mas. Karena akibat karhut ini, martabat bangsa dlm hubungan dgn negara luar jg ikut tercoreng…

  4. kalo begitu perlu diwaspadai jika musim kemarau tiba. karena musim penghujan dan tipikal hutan di negeri ini lembab, sehingga mustahil jika hutan dpt terbakar dgn sendirinya tanpa campur tangan manusia yg serakah.

    salam Go green 🙂

Tinggalkan komentar