Sulteng Percepat Perhutanan Sosial

Membangun sinergi untuk percepatan reforma agraria dan perhutanan sosial menuju kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa di Sulawesi Tengah, merupakan judul sekaligus tema kegiatan seminar dan lokakarya yang diselenggarakan oleh kelompok kerja Percepatan Perhutanan Sosial Provinsi Sulawesi Tengah di SwissBell Hotel Palu pada 30 Maret 2017.

Baca SelengkapnyaSulteng Percepat Perhutanan Sosial

Vegetasi di Tahura Sulawesi Tengah

Kapopo 0Taman Hutan Raya (Tahura) Paneki-Poboya yang dikenal pula dengan nama Tahura Sulawesi Tengah terletak di Sebelah Timur Kota Palu dan di Sebelah Utara Ibu Kota Kabupaten Sigi (Bora) pada posisi antara 119º 54’ 48” – 120 º 0’ 24” BT dan 0 º 51’ 30” – 0 º 53’ 24” LS. TAHURA Sulawesi Tengah memiliki kawasan seluas ± 7.128 ha yang merupakan gabungan Cagar Alam Poboya seluas 1.000 ha, lokasi Pekan Penghijauan Nasional (PPN) XXX atau Hutan Wisata Kapopo seluas 128 ha dan kawasan Hutan Lindung Paneki seluas 6.000 ha.

Baca SelengkapnyaVegetasi di Tahura Sulawesi Tengah

Sembilan Manfaat Hutan Bagi Kehidupan

Hutan merupakan suatu wilayah yang cukup luas di mana di dalamnya berisi antara tumbuhan dan berbagai satwa dan beraneka unsur tak hidup lainnya, mampu menciptakan iklim dan kondisi lingkungan yang khas yang berbeda dari wilayah di luarnya. Bagi kehidupan, keberadaan hutan memiliki peran penting dengan memberikan beragam manfaat, karena itu keberadaannya harus dijaga dan dilestarikan. Banyak fakta yang dapat menjadi pembelajaran bahwa jika hutan dirusak, maka hutan pun akan mengancam dengan bencana yang datangnya tidak dapat diduga.

Baca SelengkapnyaSembilan Manfaat Hutan Bagi Kehidupan

Kesepakatan Bersama Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah dengan Badan Pengelola REDD+ Dalam Penurunan Emisi GRK dari Deforestasi dan Degradasi Hutan (REDD+)

Logo BersamaUntuk mendukung, mengembangkan serta memantau program dan kegiatan implementasi REDD+ di Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya pada kabupaten percontohan, Gubernur Sulawesi Tengah bersama dengan Bupati Donggala; Bupati Sigi; Bupati Parigi Moutong; Bupati Tolitoli; dan Bupati Tojo Unauna, menandatangani kesepakatan kerjasama dengan Badan Pengelola Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca dari Deforestasi, Degradasi Hutan dan Lahan Gambut (Badan Pengelola REDD+).

Baca SelengkapnyaKesepakatan Bersama Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah dengan Badan Pengelola REDD+ Dalam Penurunan Emisi GRK dari Deforestasi dan Degradasi Hutan (REDD+)

Penyelenggaraan Pengelolaan Hutan di KPH

KPHPengelolaan hutan di Indonesia telah berlangsung lama – lebih dari 5 dekade, dan memiliki orientasi yang berbeda-beda. Pada fase awal, hutan dijadikan sebagai andalan utama penghasil devisa negara. Pada fase selanjutnya, orientasi pemanfaatan hutan mulai memperhatikan unsur kelestarian dengan tetap menjadikan hasil hutan sebagai penghasil devisa. Saat ini, orientasi pengelolaan hutan lebih mengutamakan aspek konservasi, dengan mengutamakan eksistensi masyarakat di sekitar hutan agar kelestarian hutan terjaga dan kesejahteraan masyarakatdapat terwujud.

Baca SelengkapnyaPenyelenggaraan Pengelolaan Hutan di KPH

Peringatan Hari Bumi, Menuju Kota Hijau

Kota PosoHari ini – tepat tanggal 22 April 2014, lebih dari 175 negara memperingati Hari Bumi (Earth Day). Hari Bumi yang pencanangannya dilakukan oleh seorang pengajar lingkungan hidup sekaligus seorang senator dari Amerika Serikat – Gaylord Nelson pada tahun 1970, dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap Planet Bumi yang ditinggali oleh manusia. Pada tahun ini, thema yang diangkat dalam peringatan hari bumi adalah green cities atau kota hijau. Dengan peringatan ini, kota-kota di dunia diharapkan lebih ramah terhadap lingkungan, lebih hijau dan dapat mengurangi Emis Gas Rumah Kaca.

Baca SelengkapnyaPeringatan Hari Bumi, Menuju Kota Hijau